SIARAN PERS
“TOP SMK ATTACK - SKILL CONTEST” DUKUNG SEKOLAH KEJURUAN
-12 Sekolah Juara dari Seluruh Indonesia Bersaing di UGM

PT Topindo Atlas Asia, distributor resmi pelumas TOP 1 menggelar pelatihan tentang mesin otomotif, kontes uji kompetensi dan kewirausahaan di bidang otomotif yang diikuti siswa sekolah menengah kejuruan di seluruh Indonesia. Dalam program CSR TOP 1 tersebut, puncak kontes uji kompetensi bertajuk “TOP 1 SMK Attack and Skill Contest 2012” dilaksanakan di Gedung Graha Purna Budaya – Kampus Universitas Gajahmada, Yogyakarta hari 9 Oktober 2012. Sebanyak 12 sekolah kejuruan juara di daerahnya yang berasal dari seluruh Indonesia bersaing memenangkan kontes komptensi di bidang otomotif “TOP 1 SMK Attack and Skill Contest 2012”. “TOP 1 SMK Attact & Skill Contest” menghadirkan aktifitas kompetisi kewirausahaan, kontes kompetensi di bidang otomotif, dan seminar mengenai dasar pelumas dan suku cadang otomotif, serta edukasi perilaku aman berkendara (safety riding and driving).

Menurut Heri Johan (Direktur Utama PT Topindo Atlas Asia), kegiatan “TOP 1 SMK Attack and Skill Contest 2012” dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dan merek pelumas Top 1 untuk berperan serta secara aktif dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. “Inisiatif pelaksanaan kontes kompetensi ini dilakukan di seluruh Indonesia ini berawal dari keinginan perusahaan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang otomotif di seluruh sekolah kejuruan yang memiliki minat terhadap dunia otomotif. Ternyata program ini cukup diminati banyak pelajar yang mendorong kami untuk memberikan sebuah ajang positif bagi para tunas-tunas bangsa ini. Kegiatan TOP 1 SMK Attack and Skill Contest menjadi salahsatu bentuk aktifitas positif PT Topindo Atlas Asia dan Top 1 bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi pengetahuan para calon mekanik muda terbaik di Indonesia ini melalui sebuah program edukasi dan uji kompetensi bidang otomotif”, jelas Heri Johan.

Dukungan distributor pelumas TOP 1 dalam pengembangan dunia pendidikan pada sekolah kejuruan di Indonesia awalnya terjalin mulai 2007 melalui kegiatan Vocational Education Development Centre (VEDC) di Malang. Dalam kegiatan tersebut, Topindo Atlas Asia/TOP 1 menerjunkan tim technical support-nya untuk menyampaikan materi pelatihan tentang pengetahuan pelumas kepada guru-guru SMK se-Indonesia dan sejumlah lulusan SMK. Di kegiatan tersebut, TOP 1 juga memberikan bantuan pakaian kerja mekanik (warepack) untuk peserta pelatihan tersebut agar dalam menjalankan praktek kompetensinya dengan baik.

Dari komunikasi yang dibangun antara TOP 1 dan para guru sekolah kejuruan tersebut kemudian muncul pengembangan kegiatan. “Korporasi melihat adanya kebutuhan pemahaman dan pengetahuan tentang dunia pelumas otomotif secara lebih meluas. Keterbatasan jumlah peserta yang bisa hadir ke Malang menjadi inspirasi kami untuk dapat memberikan materi pelatihan secara lebih luas lagi. Kami kemudian berinisatif membuat Program CSR pendidikan berbasis industri bernama TOP 1 SMK Attack dimana beberapa teknisi kami diterjunkan secara langsung menjadi relawan pengajar, dan secara berkala hadir ke sejumlah sekolah kejuruan teknik mesin otomotif untuk menyampaikan materi pengetahuannya tentang perkembangan pelumas dan kerja mesin otomotif”, jelas Nugroho Agung Prasetyo.

Tahun 2008 kegiatan TOP 1 SMK Attack mulai digulirkan di 6 sekolah kejuruan (SMK) Teknik kendaraan ringan. Dalam kegiatan tersebut, TOP 1 menyampaikan materi pengetahuan dasar pelumas kepada siswa-siswa, dan memberikan motivasi peluang kerja menjadi mekanik berkualitas di bengkel-bengkel kendaraan. Antusiasme besar guru-guru SMK dan siswa dalam mengikuti Program TOP 1 SMK Attack kemudian membuat TOP 1 mengembangkan kegiatan tersebut dengan jumlah sekolah yang lebih besar, 20 SMK di tahun 2009 dan 40 SMK di tahun 2010. Di tahun 2012, kegiatan SMK Attact TOP 1 berkembang lagi dengan melibatkan 145 SMK se-Indonesia.

Inisiatif CSR SMK Attact TOP 1 ini juga berkembang menjadi sebuah kegiatan yang lebih besar dimana penyelenggaraannya bertambah dengan sinergi aktifitas antara pelatihan SMK Attack di sejumlah SMK, kontes kompetensi, dan lomba kewirausahaan. Program ini kemudian dikenal dengan nama “TOP 1 SMK Attact & Skill Contest” yang diikuti sejumlah siswa sekolah kejuruan teknik mesin otomotif di 12 kota se-Indonesia. Puncaknya, para juara di tiap kota (Jakarta, Bekasi, Tangerang, Padang, Solo, Palembang, Bali, Bandung, Malang, Salatiga, Medan, dan Makassar) tersebut dikirim TOP 1 untuk uji kompetensi tingkat nasional yang dilaksanakan di Universitas Gajahmada Yogyakarta pada bulan Oktober 2012.

Kontes kompetensi “TOP 1 SMK Attack and Skill Contest” diikuti 12 juara dari seluruh Indonesia. Seluruh juara tersebut merupakan siswa sekolah menengah kejuruan dengan kompetensi keahlian tehnik kendaraan ringan dan hadir didampingi seorang guru pembimbingnya. Syarat penting lainnya dari peserta Grandfinal “TOP 1 SMK Attack and Skill Contest 2012” tersebut adalah berstatus siswa yang duduk di semester 4 (tahun ajaran 2011-2012). Tiga uji kompetensi para juara ini meliputi: ujian tertulis, presentasi, dan kontes kompetensi masalah mesin. Ujian tertulis berlangsung 30 menit dengan bobot penilaian 20%, sementara untuk presentasi bobot nilainya 30% dan berlangsung 15 menit untuk setiap peserta dengan masalah yang berbeda-beda sesuai hasil undian. Bobot penilaian terbesar (50%) didapat dari uji kompetensi otomotif di lapangan dimana peserta akan melakukan analisa masalah mesin, melakukan pengukuran bongkar pasang mesin, dan melakukan perbaikan masalah mesin.

Selain menggelar Grandfinal kontes kompetensi, “TOP 1 SMK Attack and Skill Contest” juga menghadirkan kompetisi kewirausahaan dan seminar. Peserta kompetisi kewirausahaan dapat diikuti oleh seluruh sekolah kejuruan yang terdapat di Yogyakarta dan sekitarnya. Untuk seminar, peserta mendapatkan pengetahuan dasar otomotif, khususnya yang terkait dengan pelumas dan suku cadang dari sejumlah narasumber yang cukup berkompeten.

<< First< Prev12 3 Next > Last >>